Besok 23 Mei 2018 DPR RI memastikan RUU Anti Terorisme akan selesai dibahas dan diputuskan bersama. Sebelumnya pembahasan RUU Anti Terorisme ini terdapat berbagai polemik sehingga terdapat tarik ulur dalam revisi UU Terorisme.

JAKARTA, SENTRALONE.COM – Seperti yang disampaikan pengacara kondang Mochamad AA, SH, M.Hum, agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Anti Terorisme menjadi undang-undang. Karena Revisi UU Terorisme dapat memperbaiki sisi lemah payung hukum pemberantasan terorisme.

“Agar aparat kepolisian punya payung hukum dan dapat melakukan pencegahan terjadinya aksi teror secara maksimal,” ucap AA panggilan publiknya, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

AA berharap, poin-poin yang terdapat dalam revisi UU Terorisme perlu diperhatikan agar tidak mengancam suatu kelompok masyarakat tertentu,” katanya.

Selain itu, lanjut AA, pihak kepolisian selama ini terkendala dengan tidak adanya payung hukum dalam melakukan tindak pencegahan aksis teror. Salah satu contoh, polisi tidak bisa menindak orang yang terindikasi terlibat jaringan teroris. Semoga dalam RUU Antiterorisme itu, polisi diberi kewenangan menyelidiki terduga teroris yang terindikasi bergabung dengan kelompok jaringan teroris tertentu. Termasuk, memiliki senjata api dan peluru tanpa izin, katanya.

Sebelumnya Presiden Jokowi mengeluarkan ancang-ancang kepada DPRI RI untuk segera bisa menyelesaikan RUU Anti Teorisme. Ia (Presiden Jokowi) memberikan waktu hingga bulan Juni sebelum akhirnya terpaksa mengeluarkan Perppu.

LEAVE A REPLY