KOTABUMI, SENTRALONE.COM – Terkait polemik yang terjadi di sejumlah sekolah menengah pertama negeri (SMPN) yang ada di Kabupaten Lampung Utara terkait pemungutan sejumlah dana yang akan di lakukan pihak sekolah terhadap para wali murid menuai banyak protes.

Rohaila salah satu wali murid mengatakan, sangat keberatan dengan adanya rencana pungutan yang ada di sekolah anaknya yang dilakukan oleh pihak sekolah.

“Saya sebagai wali murid sangat keberatan ya mas dengan ada nya pungutan dana sebesar Rp. 550 ribu, di sekolahan anak saya, apalagi saya ini kan hanya bekerja sebagai buruh, tentu uang pungutan itu terasa sangat berat bagi saya,” kata Rohaila kepada wartawan, Senin (8/10) siang.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala
Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara Marlyn Sofia S.Pd., mengatakan tidak pernah memerintahkan kepada pihak sekolah untuk meminta sumbangan kepada wali murid.

“Pihak dinas tidak pernah memerintahkan atau memberikan intruksi kepada pihak sekolah untuk memintai sejumlah dana kepada wali muridnya, jika memang terjadi seperti itu (pungutan. Red) kami akan melakukan kroscek ke sekolah yang dimaksud,” tegasnya.

Penulis: Ta Rasul
Editor : Hery Setia

LEAVE A REPLY