Inilah 12 Tersangka Penyelundup Narkoba Asal Tanjung Pinang yang Ditangkap Polda Kalsel

"Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pemusnahan Barang Bukti Narkoba"

Super Administrator 154 Kali Dilihat 0 Komentar

BANJARMASIN, SENTRALONE.COM – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan kali kesekian kembali berhasil mengungkap penyelundupan kasus narkoba berasal dari Tanjung Pinang, Kalimantan Selatan. Alhasil, sebanyak 12 orang pengedar asal Banjarmasin diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan, Senin (29/1/2018).

Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengatakan bahwa dari 14.041 (empat belas ribu empat puluh satu) butir atau 5,080 kilogram narkoba jenis XTC dan sebanyak 58 paket sabu dengan berat bersih 189,24 gram tersebut, kini telah dimusnahkan oleh pihaknya, Senin (29/1) sekitar pukul 11.00 Wita.

"Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil dari pengungkapan di TKP Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dengan tersangka berinisial IB Cs," terang Kapolda melalui keterangan tertulisnya kepada sentralone.com

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa dari TKP Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, saat ini barang bukti tersebut telah dimusnahkan oleh Dit Resnarkoba Polda Kalimantan Selatan yakni sebanyak XTC 11.784 butir atau 4.633 gram dan sabu sebanyak 15 paket atau 87,75 gram, sedangkan dari tersangka IB Cs barang bukti yakni 2.257 butir atau 474,71 gram XTC dan 49 paket atau 101,49 gram sabu.

"Dalam kasus ini, Polda Kalimantan Selatan melalui Dit Resnarkoba berhasil mengamankan 12 tersangka," jelasnya.

Pemusnahan barang bukti hasil ungkap di TKP Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dengan tersangka IB Cs, saat itu dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, S.H., didampingi Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Firman, S.I.K, M.Si., Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai SIK, dan para Pejabat Utama Polda Kalsel. Selain itu juga hadir diantaranya yakni Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel Dr.Abdul Muni, SH., M.H., Kepala Bea dan Cukai Kalsel, Hary Budi Wicaksono dan Perwakilan BNNP Kalsel.

Dikatakan Kapolda penangkapan terhadap 12 orang tersangka ini berawal pada Senin (22/1) lalu, saat tim Dit Resnarkoba Polda Kalimantan Selatan saat itu menangkap enam orang tersangka di lokasi berbeda di Area Banjarmasin, masing-masing yaitu tersangka berinisial MH, MR, STI, MVA, AN, dan MAI, dengan barang bukti sabu sebanyak 13 paket atau 24,82 gram dan XTC sebanyak 23,75 butir atau 7,4 gram.

"Kemudian dilanjutkan penangkapan terhadap enam tersangka lainnya yakni AQ alias HR Bin Tuhalus Mukhtar (Leader), MF alias FL Bin Ahmad Inani, AL alias LT Bin Hamberani, MS alias SR Bin Basri Khairullah (Alm), TSF alias TG Bin M. Saleh Fauzi, dan AR Bin Zainal Abidin didepan Pintu Kedatangan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Selasa 23 Januari 2018," ungkapnya.

"Dari keenam pelaku yang ditangkap di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin tersebut ditemukan barang bukti berupa XTC Logo Red Bull Merah sebanyak 1.706 Butir (523,15 Gram), XTC Logo Minion Kuning 5.756 Butir (2.226,03 Gram), XTC Bentuk Katak Warna Hijau 4.296 Butir (1.381,56 Gram), 2 Paket Shabu Berat 62,93 Gram, 1 Paket Serbuk XTC Hijau 0.41 Gram, 1 Paket Serbuk XTC Kuning 0,29 Gram," sambungnya.

Sehingga total tersangka dalam kasus ini berjumlah 12 (Dua Belas) orang yang mana para tersangka yang berasal dari Banjarmasin ini memperoleh barang bukti Narkoba yang diambil di Tanjung Pinang dengan pola perjalanan melalui Bandara dan Jalur Transportasi Darat yakni dengan Route Perjalanan adalah dari Tanjung Pinang menuju Kota Banjarmasin dengan barang bukti keseluruhan yakni XTC 11.784 Butir (4.633 Gram) dan Shabu sebanyak 15 (Lima Belas) Paket atau (87,75 Gram).

Redaksi

Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang kian melek teknologi, Polda Kalimantan Selatan meluncurkan aplikasi layanan berbasis android yakni, "Selalu Aktif dan Siaga, Rakyat Senang dan Nyaman," (Sasirangan) yang sudah dapat diunduh saat ini.

Berikut Video Layanan Aplikasi Sasirangan Polda Kalsel !!!

 

Tinggalkan Komentar