Mobdis Terbalik, 3 Pegawai BPKP Maluku Tewas, 4 Luka Parah

Editor In Chief 250 Kali Dilihat 0 Komentar

Mobdis Terbalik, 3 Pegawai BPKP Maluku Tewas, 4 Luka Parah

Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Megawati Triyani. Foto : Imanuel Alinan/Sentralone.com

AMBON, SENTRALONE.COM - Kecelakaan lalulintas tunggal yang merenggut nyawa manusia kembali terjadi di Kota Ambon. Satu unit mobil dinas (Mobdis) Kijang Kapsul milik kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku berpelat merah DE 79 A terbalik dan terbakar di ruas jalan dr Leimena Dusun Riang, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (6/3/2018) sekitar pukul 11.30 WIT.

IMG-20180306-WA0086

Dalam peristiwa ini, tiga orang dan empat lainnya termasuk sopir mobil mengalami luka parah, dan sementara menjalani perawatan di beberapa Rumah Sakit.

Seluruh korban merupakan pegawai BPKP Perwakilan Maluku.

Diantara para korban ada yang masih berstatus honorer.

Selain menelan korban jiwa dan korban luka, mobdis naas tersebut hangus dilalap si jago merah dan rusak parah akibat menabrak trotoar serta terhempas ke jalan.

IMG-20180306-WA0087

Diduga penyebab kecelakaan ini karena pengemudi melarikan mobil dengan kecepatan tinggi dan tidak mampu menguasai kendaraan.

"Dugaan awal penyebab kecelakaan karena laju kendaraan sangat tinggi sehingga pengemudi tak mampu mengendalikan kendaraan. Akibatnya, mobil menabrak tembok pagar dan terbalik. Tak lama kemudian mobil terbakar," jelas Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Megawati Triyani.

Kronologis kejadian menurut penuturan warga di TKP ungkap Kapolsek cantik ini berawal saat mobil Kijang Kapsul yang dikemudikan Bustamin Snith (47) PNS BPKP perwakilan Maluku berpenumpang enam orang rekan kantornya, bergerak dari arah Negeri Hative Besar hendak menuju Bandara Pattimura di Desa Laha Ambon.

Awalnya mobil melaju dengan kecepatan sedang. Namun beberapa saat menjelang TKP, pengemudi meningkatkan kecepatan mobil.

Saat tiba di TKP, dengan kecepatan tinggi mobil naas itu hendak melambung (menyalip.red) satu unit mobil yang berada di depan.

"Saat di TKP, mobil dinas tersebut hendak melambung mobil yang ada di depan. Namun tiba-tiba dari arah depan terlihat mobil truck dari arah berlawanan. Pengemudi tersebut langsung menginjak rem dan membanting stir ke kiri jalan. Mobil langsung menabrak tembok beton," terang Kapolsek yang cukup ramah dengan insan pers itu.

IMG-20180306-WA0086_1

Setelah menabrak tembok beton, mobil terbalik ke tengah jalan.

Beberapa penumpang terhempas keluar mobil.

Tak berapa lama kemudian timbul percikan api yang langsung melalap badan mobil.

Untuk memadamkan api, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Bandara Pattimura datang ke TKP dan langsung memadamkan api.

Beberapa saat sebelum muncul api, para penumpang berhasil dievakuasi warga sekitar ke RS AURI yang letaknya berdekatan dengan TKP.

Adapun identitas tiga korban tewas yaitu, Ledy Manuhutu (29) pegawai honor, alamat Kuda Mati Rumah Tingkat Kecamatan Nusaniwe. Ia mengalami patah leher dan keluar darah dari hidung dan mulut.

Kemudian Andika Firgiyanti Kasturian (32) pegawai honor alamat Galunggung Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau. Ia mengalami patah lengan kiri dan keluar darah dari hidung, mulut dan telinga.

Korban tewas lainnya yaitu Azis Saleh Latuconsina (36) PNS BPKP, alamat kawasan STAIN Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau.

Sementara korban luka parah yaitu Gadri Husein (46) PNS, alamat Ponegoro Atas, Kelurahan Urimessing Kecamatan Nusaniwe, Somat Laluary (24) honorer alamat Mardika, Kecamatan Sirimau, serta Azis Obe (42) honorer alamat Galunggung Tanah Rata, Kecamatan Sirimau.

Pengemudi mobil juga mengalami luka, tetapi tidak terlalu parah.

Usai kejadian, Megawati memerintahkan anak buahnya mengamankan pengemudi mobil Bustamin Snith ke Mapolsek Teluk Ambon dan selanjutnya diserahkan ke Satlantas Polres Ambon untuk penanganan lebih lanjut.

Penulis : Imanuel Alinan

Editor : Hery Setia

Tinggalkan Komentar