Penarik Becak Jolotundo Meninggal Saat Istirahat

Editor In Chief 167 Kali Dilihat 0 Komentar

Penarik Becak Jolotundo Meninggal Saat Istirahat

Petugas saat memeriksa kondisi Sartono (58) penarik becak yang ditemukan meninggal di atas becaknya. Foto: Herman Firmansyah/sentralone.com

SURABAYA, SENTRALONE.COM - Sartono (58) penarik becak yang biasa mangkal di depan warkop giras Jalan Jolotundo, Surabaya, Sabtu pagi (3/2/2018) sekitar pukul 06.00 Wib ditemukan warga sudah tak bernyawa. Korban yang beralamat di  Dusun Mangirejo, Wonosalam, Jombang tersebut, meninggal dalam posisi tertidur di atas jok becaknya.

korban di temukan warga sekitar meninggal dunia di atas becaknya. Diduga korban meninggal atas penyakit sesak nafas yang dideritanya. 

Menurut keterangan saksi, Imam Hermanto (22) pemilik giras, bahwa dirinya saat membersihkan warung giras dan halamannya kemudian mencoba membangunkan korban yang tidur di atas becak namun tidak ada reaksi, kemudian saya tekan jempol kaki kiri namun korban tetap tidak bangun.

Akhirnya saya melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat dan kemudian melapor ke Polsek Tambaksari.

Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno, S.H menerima laporan warga kemudian segera memerintahkan anggotanya terjun ke lokasi kejadian yang bertujuan untuk menyelidiki sebab-sebab kematian korban.

"Iya benar mas untuk sementara dari hasil penyelidikan di lokasi korban meninggal dunia di sebabkan penyakit batuk dan sesak yang lama di deritanya," ucap Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno, kepada awak media sentralone. 

Penulis : Herman Firmasnyah
Editor   : Hery Setia

Tinggalkan Komentar