MAKASSAR, SENTRALONE.COM – Direktorat Reskrimsus Polda Sulsel yang dipimpin oleh Kombes Pol Yudhiawan kembali berhasil mengamankan tersangka pelaku penyebaran berita bohong/hoaks yang ada di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan.

Kali ini, Jajaran Ditreskrimsus Polda Sulsel berhasil mengamankan U (28) di jl Borong Jambu Galian Perumnas Antang, Kota Makassar beserta N (23) di jl Tinumbu Lr, Kelurahan Layang Kecamatan Bontotala Kota Makassar, Senin (05/11).

U (28) ditangkap karena memposting konten berita bohong tentang penculikan anak yang belum pasti kebenarannya sehingga dianggap dapat menimbulkan keonaran dikalangan masyarakat.

Dalam akun media sosialnya facebook dengan nama Usman Abdullah menulis “Penculikan anak di batua raya!!! Hati2 qi jaga baik2 anak ta!!! Assalamualaikum batua raya geger tertangkap pencuri anak anak. Menurut pengakuan tersangka. Ada beberapa anggotanya atau kelompok tersebar di makassar. Yg di incar umur 7 tahun kebawah 1 organ tubuh 1 milyar. JAGALAH ANAK ANAKTA KODONG”. menggunakan Akun Facebook “Usman Abdullah”.

Sedangkan N (23) memposting konten berita bohong melalui akun facebook Nrmyt Umi tentang video hoaks penculikan serta penjualan organ tubuh di pasar gelap, dengan menulis pesan agar masyarakat menjaga anaknya agar tidak menjadi korban penculikan

Akibat ulahnya keduanya kini sudah ditetapkam sebagai tersangka, dan harus mendekam di balik jeruji besi Mapolda Sulsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka terancam dikenakan pasal berlapis yaitu, Pasal 14 ayat (1) UU. No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, Pasal 14 ayat (2) UU. No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 15 UU. No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Editor : Hery Setia

LEAVE A REPLY