Sentralone/Bhakti Pundhowo

CEPU, SENTRALONE.COM – Industri Migas merupakan industri dengan kategori resiko yang cukup tinggi. Pelanggaran yang disebabkan akibat kelalaian dan ketidakpedulian yang kecil sekalipun terhadap persyaratan K3LH (Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup dapat berakibat fatal sehingga menimbulkan bencana yang berdampak sangat serius. Bersamaan dengan ini, pemerintah terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan dan penerapan standar K3LH pada kegiatan operasi migas (minyak dan gas) mulai dari sektor hilir hingga sektor hulu, dimana sektor hilir ditengarai memiliki jumlah kecelakaan dominan yang terjadi di lingkungan Pengolahan.

Salah satu “hantu” yang menakutkan di industri migas adalah kebakaran. Betapa tidak, jika api sudah melalap kilang atau rig juga fasilitas gas atau oil plan, berapa besar kerugiannya. Baik dari segi material ataupun lingkungan. Dan tentunya jika musibah ini terjadi, sangat diperlukan para penakluk api yang harus benar-benar ahli di bidang pemadam kebakaran migas.

Di Indonesia, sumber daya manusia khusus ini harus tersertifikasi. Dan tak pelak lagi Pusdiklat MIGAS di bawah Kementrian ESDM, merupakan satu-satunya lembaga yang mengeluarkan sertifikasi nasional dan internasional serta legalitas untuk semua tenaga ahli di bidang perminyakan dan gas di Indonesia. Salah satunya adalah legalitas dan sertifikasi tenaga ahli pemadam kebakaran migas, untuk perusahaan ataupun perseorangan.

Di Pusdiklat MIGAS, Cepu Jawa Tengah para penakluk api dari berbagai industri migas di Indonesia dididik dan ditempa. Mulai pengetahan tentang peyebab kebakaran hingga cara penanggulangannya dengan berbagai teknik. Mulai memadamkan kilang, rig, gas plan, oil plan sampai helikopter yang terbakar mereka harus bisa memadamkannya dibawah para instruktur yang sangat berpengalaman. Tidak ada kata “Tidak Bisa Padam” disini. Semua yang terbakar harus padam. Seperti semboyan yang tak asing lagi, yaitu “Pantang Pulang Sebelum Padam”. Ingin tau bagaimana foto-foto aksi mereka..?. Mari kita buka Sentralone Foto. [Ipu]

LEAVE A REPLY