WASHINGTON – Gedung Putih membantah laporan yang menyatakan Presiden Donald Trump tengah mempertimbangkan menggunakan tentara Garda Nasional untuk menangkap imigran ilegal. Bantahan itu disampaikan langsung oleh sekretaris pers Gedung Putih Sean Spencer di akun Twitternya.

Lewat akun twitternya, Spencer mengatakan bahwa laporan itu 100 persen palsu. Namun ia tidak mengatakan jika permasalahan tersebut tidak pernah menjadi topik diskusi dalam pemerintahan.

“Saya tidak tahu potensi apa yang ada di luar sana, tapi saya tahu bahwa tidak ada usaha untuk melakukan apa yang disarankan. Ini bukan dokumen Gedung Putih,” katanya seperti dikutip dari Independent, Sabtu (18/2/2017).

Bantahan juga dikeluarkan sekretaris pers sementara Departemen Keamanan Dalam Negeri. “Departemen ini tidak pernah mempertimbangkan untuk memobilisasi Garda Nasional,” katanya.

Sebelumnya, AP merilis sebuah memo yang berisi Presiden Donald Trump tengah mempertimbangkan untuk menerjunkan 100 ribu pasukan untuk menangkap imigran ilegal. Para tentara itu nantinya akan disebar ke 11 negara bagian. Memo setebal 11 halaman itu ditulis oleh Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri John Kelly.

[her]

LEAVE A REPLY