AMBON, SENTRALONE.COM – Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD) melakukan monitoring Reformasi Birokrasi (RB) di wilayah Kodam XVI/Pattimura.

Kegiatan monitoring digelar selama tiga hari sejak Rabu (7/11) hingga Jumat (9/11) bertempat di Aula Makodam XVI/Pattimura, Ambon.

Tapi yang diusung yaitu “Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi TNI-AD di Kodam XVI/Pattimura Tahun 2018”.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk menilai kemajuan pelaksanaan program reformasi birokrasi di tingkat Komando Utama (Kotama) dan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI-AD di wilayah Kodam XVI/Pattimura yang meliputi Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto membuka kegiatan monitoring reformasi birokrasi oleh Tim dari Mabes TNI AD di wilayah Kodam XVI/Pattimura Rabu (7/11) di Aula Makodam.

Reformasi Birokrasi TNI-AD merupakan kelanjutan dari Reformasi Internal TNI-AD yang dijiwai oleh paradigma baru TNI-AD, sebagai suatu keputusan yang sangat penting, bukan saja bagi TNI-AD tetapi juga bagi bangsa dan negara serta kepentingan nasional pada umumnya.

Program Reformasi Birokrasi Angkatan Darat pada hakekatnya adalah komitmen TNI-AD untuk memposisikan dan mengoptimalkan peran dan fungsi serta tugasnya secara tepat dalam hubungan antar instansi atau lembaga guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa dan bebas korupsi, kolusi maupun nepotisme (KKN).

Untuk monitoring di wilayah Kodam XVI/Pattimura, Mabes TNI-AD mengirimkan tim yang diketuai oleh Kolonel Inf Agus Y.R. Agustinus, S.H.

Kegiatan monitoring ini dibuka oleh Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto selaku Ketua Pelaksana Reformasi Birokrasi di Kodam XVI/Pattimura.

“Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif, dan efisien serta birokrasi yang mampu memberikan pelayanan publik yang semakin membaik,” ujar Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dalam amanat yang dibacakan oleh Kolonel Inf Agus Y.R. Agustinus, S.H.

Selain itu juga, kegiatan monitoring bertujuan memberikan saran perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas reformasi birokrasi di lingkungan TNI pada umumnya.

Wakasad menghimbau kepada seluruh pihak untuk terlibat dan melakukan peningkatan kinerja guna mendukung terwujudnya clean government and good governance, sebagaimana yang dicanangkan pemerintah.

Harapannya, program reformasi birokrasi di lingkungan TNI AD dapat berjalan dengan lebih baik dan terarah dalam mewujudkan visi reformasi birokrasi nasional, yakni terwujudnya pemerintahan berkelas dunia.

Terkait kegiatan monitoring ini, Pangdam XVI/Pattimura memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk segera menindaklanjuti hal-hal yang telah dirumuskan oleh TNI-AD.

Pangdam memerintahkan kepada Para Asisten selaku Ketua Bidang dan Kepala Badan Pelaksana (Kabalak) serta para Komandan Satuan (Dansat) untuk membantu mengumpulkan data dan Informasi yang diperlukan oleh tim monitoring, agar tugas tim dapat terlaksana dengan baik dan lancar serta mencapai sasaran yang diharapkan.

Penulis : Imanuel
Editor : Hery Setia

LEAVE A REPLY