JAKARTA – Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup sukses menjaga tren penguatan, untuk kokoh di kisaran level Rp13.280/USD. Kondisi membaiknya rupiah terjadi saat USD menyusut saat melawan yen, sedangkan euro bergerak mendatar.

Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah berakhir di posisi Rp13.287/USD atau menanjak naik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.333/USD. Sedangkan pada hari ini rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.263-Rp13.339/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hari ini melonjak ke level Rp13.285/USD dengan penguatan sebesar 13 poin dari posisi kemarin Rp13.298/USD. Mata uang Garuda pada perdagangan tengah pekan ini bergerak dengan kisaran Rp13.254-Rp13.320/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.304/USD. Posisi ini lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.336/USD.

Sementara dilansir Reuters, Kamis (8/12/2016) euro merayap dengan penuh percaya diri sampai level 1.0776 atau meningkat dari sebelumnya terhadap USD. Di sisi lain mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS-, berada di bawah tekanan hingga menyentuh level 113.30 saat melawan Yen.

Indeks USD tergelicir sebesar 0,2% ketika The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat diyakini akan kembali menaikkan suku bunga acuan pada pekan depan. Penguatan tertinggi di pasar mata uang, terjadi saat dolar Selandia Baru melonjak 0,7 persen menjadi 0,7212.

[and]

LEAVE A REPLY