115 Pemanah Berlaga di Liga Pora Opud 2019

49

SURABAYA, SENTRAL ONE.COM – Sebanyak 115 atlet panahan dari 17 Kabupaten/Kota ambil bagian dalam Kejuaraan Panahan U-20 Liga Pora Opud 2019 di lapangan panahan KONI Jatim, 30-31 Agustus 2019.

“Ini liga Pora yang kali pertama digelar Kemenpora. Ada 115 pemanah yang berlaga di KU-20 ke bawah,” kata Ketua panitia Dellie Threesyadinda kepada wartawan di lapangan panahan KONI Jatim, Jumat (30/8).

Menurutnya, kejuaraan ini diikuti oleh pemanah berusia dibawah 20 tahun.

Di dalamnya terdapat tiga pemanah puslatda Jatim, yaitu Sakti, Karina dan Dimas.

“Atlet PPLP juga boleh ikut,” ucapnya.

Liga Pora panahan ini mempertandingkan 10 nomor, terdiri dari lima nomor di kelas compound dan lima nomor di kelas recurve.

Lima nomor itu, perorangan putra/putri, beregu putra/putri, mix tim.

Setelah di Surabaya, Liga Pora berikutnya akan digelar di Taman Dayu, kab Pasuruan, 24-27 Oktober.

Juara di Liga Pora I diperbolehkan tampil di Liga Pora II.

“Boleh. Nanti ada sistem poinnya. Akhir tahun nanti akan dijumlah poinnya. Yang menempati rangking pertama akan mendapat reward,” ujarnya.

Bagaimana jika atlet puslatda Jatim dikalahkan oleh atlet non puslatda, Dinda menyebut tidak ada pengaruhnya.

Kekalahan atlet puslatda di Liga Pora tak menggoyahkan posisinya sebagai penghuni puslatda.

“Programnya beda-beda. Kalau puslatda untuk pra PON dan PON. Sedangkan Liga Pora ini program universal. Jadi, belum dimasukkan dalam program promosi degradasi,” paparnya.

Liga Pora Opud ini, merupakan pilot project Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam upaya pembinaan usia dini.

Selain panahan, Liga Pora juga mempertandingkan beberapa cabang olahraga (cabor).

Cabor-cabor yang dipertandingkan itu, antara lain atletik digelar di NTB, panjat tebing di DI Yogjakarta, pencak silat di Sumut dan angkat berat di Jambi. Jatim kebagian panahan.

“Masing-masing cabor mempertandingkan KU tidak sama. Kalau panahan di bawah usia 20 tahun,” kata Ketua Umum Pengprov Perpani Jatim, Denny Trisyanto.

Publish : Hery Setia