Bawa Suara Millenial, Ra Bir Aly Bakal Ramaikan Pilwali Surabaya

67

SURABAYA, SENTRAL ONE.COM – Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya baru akan digelar pada September 2020 mendatang.

Namun, sudah banyak tokoh baik dari partai politik maupun dari jalur independen sudah mulai ramai diperbincangkan bakal maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya.

Salah satu nama yang bisa dibilang mengejutkan adalah anggota DPRD Bangkalan dari Partai Nasdem Ra Bir Aly yang digadang bakal meramaikan Pilwali Surabaya.

Sosok muda asal Bangkalan, Ra Bir Aly itu akan maju sebagai bakal calon wakil walikota mendampingi Akhmad Junaedi.

Ra Bir Aly menjelaskan bahwa keputusannya turun dalam Pilwali Surabaya, selain instruksi para ulama juga didukung oleh masyarakat Madura yang berdomisili di Surabaya.

”Saya maju (Pilwali Surabaya) bukan karena keinginan saya sendiri, namun atas perintah para Ulama, dan didukung oleh masyarakat Madura yang berdomisil di Kota Surabaya,” kata Ra Bir Aly, Minggu (18/8).

Ketika ditanya terkait kinerja Tri Rismaharini yang akan menghabiskan masa jabatannya selama dua periode menjadi Walikota Surabaya, Ra Bir Aly menyebut Risma sebagai sosok yang ia kagumi, perihal kinerja Risma sebagai Wali Kota Pahlawan.

“Saya mengagumi kerjanya beliau. Berbakti kepada negara dan bangsa khususnya di Kota Surabaya ini,” ungkapnya.

Untuk melanjutkan berbagai program keberhasilan Tri Rismaharini sebagai Walikota Surabaya, Ra Bir Aly sangat optimis berpasangan dengan Akhmad Junaedi dengan sapaan Cak Didik.

“Saya juga sudah kenal lama dan sangat dekat dengan Mas Didik, sebelum Mas Didik pindah ke Partai Berkarya, beliau juga merupakan politisi dari Partai NasDem,” tuturnya.

Walaupun Ra Bir Aly berdomisili di Madura, menurutnya Madura dan Surabaya sangat dekat.

”Surabaya dan Madura kan sangat dekat. Apalagi, dengan adanya Suramadu,” katanya.

Dalam Pilwali nanti, Ra Bir Aly dengan tegas akan maju melalui jalur independen atau perorangan, untuk membenahi Surabaya.

”Saya bersama Mas Didik ingin membenahi Surabaya, dan melanjutkan program- program kerja yang selama ini sudah maksimal, kami ingin buktikan sebagai wakil dari masyarakat Millenial. Pada prinsipnya, visi dan misinya untuk masyarakat, bukan pribadi,” tegasnya.

Untuk diketahui, selain masih aktif sebagai anggota DPRD Bangkalan, Ra Bir Aly juga merupakan putra ulama kharismatik asal Bangkalan, Almarhum KH Kholilurrahman atau yang akrab disapa Ra Lilur.

Sementara Akhmad Junaedi yang ditemui secara terpisah, menjelaskan, bahwa dirinya berpasangan dengan Ra Bir Aly semakin mantap untuk turun di pemilihan Walikota Surabaya pada September 2020 mendatang.

“Saya semakin optimis untuk maju pada pilwali Kota Surabaya berpasangan dengan Ra Bir Aly, karena selain figur Millenial beliau juga adalah figur pesantren yang mampu membawa instruksi ulama,” ungkap Didik.

Didik juga menjelaskan bahwa kepemimpinan di Era Millennial adalah merupakan jawaban atas tantangan yang dihadapi para pemimpin saat ini.

“Ini tantangan, dan saya ucapkan Bismillah, Insya Allah kami akan buktikan dan sejarah akan mencatat bahwa kami dari kaum milenial memiliki jiwa dan semangat idealis untuk memimpin Kota Surabaya, jika Allah memberikan kesempatan ini maka segala kreativitas dan Inovasi akan kami tuangkan untuk melanjutkan pembangunan Kota Surabaya,” tutupnya. (*)