Dua Pelaku Pembacokan Warga Lumajang Terancam Hukuman Mati

25

LUMAJANG, SENTRAL ONE.COM – Kedua tersangka pembacokan Dulhari dan Niman kini telah mendekam di tahanan Polres Lumajang atas nama Amir (22) dan Kosnadi (26) warga Dusun Sentono Desa Sruni Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang.

Peristiwa pembacokan ini sebenarnya diawali oleh persoalan sepele, yaitu merasa dilecehkan saat dipepet di jalan, sehingga pelaku mengejar korban sampai kerumahnya dan melakukan pembacokan.

Kedua korban atas nama Dulhari dan Niman saat ini harus mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara, karena menderita beberapa luka serius ditubuhnya karena pembacokan di kepala dan bagian badan lainnya.

Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, SH., SIK., MM., MH., mengungkapkan jika kedua tersangka sudah berhasil ditangkap oleh Tim Cobra Polres Lumajang dan sedang menjalani proses pemeriksaan intensif.

Karena menurut Arsal, selain masalah percobaan pembunuhannya, Polres Lumajang juga melakukan pemeriksaan terkait masalah sengketa lahan.

“Saya menetapkan pasal berlapis kepada kedua tersangka ini yakni tentang percobaan pembunuhan yang dilapis dengan penganiayaan berat, serta pidana karena membawa senjata tajam, jadi ada persangkaan komulatif juga yang kami terapkan,” ujar Arsal di Mapolres Lumajang, Selasa (3/9).

Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra menambahkan jika kedua tersangka ini juga terancam hukuman mati.

“Akibat ulahnya, kedua tersangka diancaman hukuman 20 tahun penjara, hingga pidana mati,” terang Hasran.

Publish : Hery Setia