Generasi Millenial dan Disabilitas Apresiasi Keberadaan PAPPRI Jatim

64

SURABAYA, SENTRAL ONE.COM – Keberadaan DPD Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), mendapat apresiasi dari generasi millenial Kota Surabaya.

Menurut mereka, dengan adanya DPD PAPPRI Jatim dapat dijadikan wadah bagi generasi muda untuk mengeksplore kemampuan dalam bermusik.

Hal itu seperti yang diutarakan oleh Patricia Angelica Simanjuntak (17) Siswi Kelas XI SMKN 12 Surabaya.

“Bagus juga ya dengan adanya DPD PAPPRI Jatim ini jadi ada wadah bagi kami generasi muda untuk mengekspresikan bakat musik kami,” kata Patricia ditemui usai pembagian takjil gratis di kantor Sekretariat DPD PAPPRI Jatim yang berada di Jalan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jumat (31/5).

Meskipun baru mengenal PAPPRI Jatim, gadis muda pecinta musik keroncong ini mengaku sangat mengapresiasi dengan adanya DPD PAPPRI Jatim yang menjadi wadah bagi para seniman yang ada di Jawa Timur, khususnya yang ada di Kota Surabaya.

Apalagi ditambahkan Patricia saat ini jarang sekali ada organisasi yang dapat menjadi wadah bagi para seniman, tidak hanya seniman moderen, tetapi juga mampu memfasilitasi para seniman tradisional dalam berekspresi.

“Saat ini kan jarang ya ada wadah atau organisasi yang dapat menampung seniman dari berbagai latar belakang kesenian yang digeluti. Seperti seniman musik keroncong, kan sulit kita menemukan organisasi yang mau menampung para seniman keroncong. Nah dengan adanya PAPPRI Jatim ini keberadaan seniman keroncong dapat ditampung untuk kemudian difasilitasi mendapatkan panggung seperti yang kita lakukan pada saat bagi takjil tadi,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Dani Heru (34) penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Matahati Surabaya juga memberikan apresiasi kepada DPD PAPPRI Jatim.

Menurutnya, dengan adanya DPD PAPPRI Jatim dapat dijadikan wadah bagi para seniman yang ada di Jawa Tmur.

“Sebagai wadah dari para seniman, PAPPRI Jatim sangat bagus sekali. Sekarang tinggal upaya dari para seniman untuk membuat karya yang bagus, sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat. PAPPRI juga bisa dijadikan tempat sharing bagi para seniman untuk menambah wawasan serta pengetahuan tentang kesenian, baik seni tradisional maupun kesenian moderen,” ujar pria tuna netra yang tinggal di Jalan Bogangin, Surabaya itu.

Sementara itu, Ketua DPD PAPPRI Jatim, Sastra Harijanto mengucapkan terimakasihnya atas kesediaan para siswa-siswi dari SMKN 12 Surabaya dan penyandang disabilitas yang sudah mau bergabung dengan PAPPRI Jatim dalam acara bagi takjil yang dikemas dengan pertunjukan musik tradisional maupun moderen.

Menurutnya, dengan acara seperti ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengandeng para penyandang disabilitas yang mempunyai kemampuan dalam bermusik.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya kami (DPD PAPPRI Jatim) untuk menyapa semua elemen seniman, termasuk mereka (disabilitas) yang ingin berkarya di dunia musik. Karena sebagai ketua DPD PAPPRI Jatim saya merasa bertanggungjawab untuk menampung dan memfasilitasi siapa saja yang ingin berkarya di dunia musik,” ungkapnya.

Hari sapaan akrab Ketua DPD PAPPRI juga mengucapkan terimakasih kepada para seniman yang sudah berpartisipasi dalam acara bagi takjil yang dilaksanakan setiap satu minggu sekali di bulan Ramadhan tahun ini.

“Tak lupa saya juga haturkan terimakasih kepada adek-adek yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan bagi takjil di bulan Ramadhan tahun ini. Semoga tahun depan kita bisa mengadakan kegiatan serupa dengan tema yang berbeda dengan tahun ini,” ujarnya.

Publish : Hery Setia