Kapolres Blitar Bersama Forkopimda Deklarasi Blitar Cinta Papua

46

BLITAR, SENTRAL ONE.COM – Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, SIK., SH., MH., mengikuti kegiatan deklarasi gerakan Blitar Cinta Papua bersama Bupati Blitar dan Forpimda Kabupaten Blitar.

Kegiatan ini selain diikuti Forkopimda kabupaten Blitar yang diikuti seluruh elemen masyarakat warga blitar mulai TNI, Polri, ASN di Jajaran Staf dan OPD Pemkab Blitar, Persit, Bhayangkari, Polwan, PKK, Gus jeng Blitar, dan pelajar yang ada di kabupaten Blitar.

Kegiatan dilaksanakan di Halaman Alun-Alun Pemkab Blitar di Kanigoro, Jumat (30/8).

Kegiatan diawali senam bersama dan pembacaan deklarasi Blitar Cinta Papua.

Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan di kain putih hingga bernyanyi bersama dan ada beberapa warga yang memakai topi khas Papua termasuk Kapolres Blitar dan Forpimda Kabupaten Blitar lainnya.

Dalam sambutannya orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan antar sesama, dan agar saling menghargai serta keutuhan NKRI.

“Terimakasih pagi ini sudah berkumpul di alun-alun Pemkab Blitar di Kanigoro ini, kita akan melaksanakan deklarasi Kabupaten Blitar Cinta Papua dan mendukung sepenuhnya demi keutuhan NKRI,” ungkap Bupati Blitar Rijanto saat menyampaikan sambutan diatas panggung.

Dikatakannya dengan adanya deklarasi seperti ini adalah salah satu upaya untuk mendukung agar Papua tetap menjadi bagian dari Indonesia.

“Tentunya kita menginginkan bahwa Papua adalah bagian dari kami, Papua bagian NKRI jadi kita harus dukung dan mempertahankan sepenuhnya,” tutur Bupati.

Rijanto berharap agar segala permasalahan yang terjadi di wilayah Papua bisa segera terselesaikan dengan lancar dan memindak tegas oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Semoga masalah – masalah yang terjadi disana segera selesai dan kita dukung agar para petugas bisa menindak tegas kepada orang orang yang sudah mengacau sesuai dengan prosedur,” kata Rijanto.

Sementara itu Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha SIK., SH., MH., mengatakan, kita semua ini adalah bersaudara, Papua adalah indonesia.

“Keberagaman adalah sebuah kekuatan kita untuk menjaga NKRI,” ucap kapolres.

Lebih lanjut disampaikannya, ancaman yang dihadapi saat ini bukanlah ancaman dari luar negeri namun juga datang dari dalam negeri yakni perpecahan akibat perbedaan suku bangsa, agama dan ras.

Untuk menghindari perpecahan tersebut kita harus bersatu dalam wadah tanah air Indonesia tercinta.

“Kita tanamkan dalam sanubari kita bahwa kita sama, tidak ada perbedaan untuk Indonesia bersatu,” pungkas Kapolres.

Publish : Hery Setia