Lewat Safari Subuh, Kapolres Blitar Ajak Masyarakat Perangi Hoax

46
Kapolres Blitar AKBP Anisulla M Ridha ketika melakukan safari Subuh di Masjid Agung Miftahul Jannah, Wlingi.

BLITAR, SENTRAL ONE.COM – Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha SIK., SH., MH., menyapa masyarakat langsung pasca terjadinya kejadian 22 Mei kemarin di Jakarta lewat Kuliah Shubuh yang bertempat di Masjid Agung Miftahul Jannah, Wlingi, Minggu (26/5).

Kegiatan Kapolres dalam Kuliah Shubuh bertujuan untuk silahturahmi dalam rangka menjalin kemitraan dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat guna menciptakan situasi dan kondisi yang aman pasca penetapan hasil pemilu 2019 serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha dalam sambutanya menyampaikan bahwa untuk diketahui oleh para jamaah  sekalian bahwa,  Kabupaten Blitar saat ini  masih dalam keadaan kondusif.

“Situasi  kamtibmas yang aman dan terkendali ini,  saya sangat berharap tetap dipertahankan,” ujar Kapolres Blitar.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Blitar juga mengimbau kepada masyarakat agar turut serta berpartisioasi dalam menjaga kamtibmas, terutama pasca penetapan Pemilu 2019 dan Pasca Tragedi 22 Mei di Jakarta.

“Jangan sampai masyarakat gampang terprovokasi oleh suatu isu-isu provokatif. Saya mengajak seluruh masyarakat khususnya di Wilayah Kabupaten Blitar untuk memerangi Hoax atau berita bohong yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” ajak Kapolres.

Kapolres menerangkan, kegiatan kuliah shubuh ini sebagai implementasi strategi proaktif dalam bidang tugas Preemtif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya perwujudan kamtibmas yang kondusif di wilayah Blitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk memerangi berita hoax dan selalu bijak terhadap informasi yang beredar,” imbau Kapolres.

Kapolres menuturkan bahwa jangan sampai informasi yang didapat di medsos, atau media online oleh masyarakat langsung dishare atau dibagikan tanpa diteliti kebenaran dari berita tersebut.

“Sebelum share, cek dulu kebenaran dari berita itu,” terangnya.

AKBP Anissullah M Ridha juga mengatakan bahwa menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas saat ini, jangan sampai masyarakat mudah terhasut dan terperdaya oleh isu – isu yang belum benar, mari bersama mewujudkan negara NKRI yang aman dan damai, serta jangan sampai terpecah belah dan jaga kerukunan umat beragama.

“Jangan kita terpengaruh untuk menerima berita yang mendorong kira berpikiran negatif. Kita harus bisa mengklarifikasi perbuatan kita, apakah perbuatan kita baik atau perbuatan yang negatif,” pungkasnya.

Publish : Hery Setia