Nasib Kontrakor Lokal Banjar Masih Mengambang, Belum Ada Kebijakan yang Memihak Mereka

29

MARTAPURA, SENTRAL ONE.COM Hasil pertemuan antara kontraktor lokal dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjat, yang digelar pihak Jasa Kontraksi atau Jaskon di Hotel Rodhita Banjarbaru, Selasa (2/4/2019), tidak menghasilkan kesepakatan atau masih mengambang.

Pihak PUPR Banjar melalui kepala dinasnya, Mochamad Hilman, tidak bisa memberikan kepastian soal bisa atau tidaknya kontrator lokal mendapatkan proyek.

Kepala dinas PUPR yang menjabat lebih 5 tahun ini berdalih diplomatis soal tidak tarakomodirnya kontraktor lokal dalam mendapatkan proyek.

“Benar yang dominan mengerjakan proyek di dinasnya perusahaan non lokal,” ucap Hilman saat di Hotel Rodhita Banjarbaru.

Lantas kenapa para kontraktor lokal tidak bisa diberdayakan. Benarkah semua proyek itu sudah dikuasai orang-orang dilingkarannya penguasa, sehingga SKPD tidak ‘berdaya’ ?

Ketua Forum Koalisi Jasa Konstruksi (FKJK) lokal Kabupaten Banjar, H.Taufik Rahman, akan bermusyawarah ke DPRD, terkait nasib mereka. Kalau perlu pihaknya meminta dewan untuk memanggil bupati Banjar.

“Sesuai yang dijadwalkan di dewan. Kita akan gunakan kesempatan itu untuk bisa menyampaikan aspirasi,” tegasnya.

Tuntutan FKJK hanya satu yaitu minta diberdayakan, bukan yang lain-lain.

Kalau SKPD berdalih dengan ‘sistem’ itu bukan jalan tengah yang bisa mencairkan masalah.

Adanya oknum dilingkaran penguasa yang bermain-main dengan proyek sudah menjadi rahasia umum. Artinya sistem yang digembar-gemborkan bukanlah hal yang baku?

Dan tuntutan para kontraktor lokal untuk minta diberdayakan juga bukanlah hal yang tabu.

Sesuai profesi kami sebagai jasa kontruksi, menginginkan bagaimana kontraktor lokal ini bisa diberdayakan dan bisa berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Banjar ini.

“Tidak ada unsur politis atau ingin melawan ‘tirani penguasa proyek’ Ini harus dicermati secara profesional. Jangan dicampur adukan dengan kepentingan lain. Murni minta diberdayakan,” papar H. Taufik Rahman.

Penulis : Rahmadi
Publish : Basori Adnan