Pengprov Perpani Gelar Pelatihan Pelatih Panahan

54
Para pelatih olahraga panahan ketika mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pengprov Perpani di Gedung Pramuka Jatim, Kertajaya, Surabaya, Sabtu (9/3).

SURABAYA, SENTRAL ONE.COM – Menjamurnya klub panahan di Jawa Timur memang sangat menguntungkan, karena bisa membuat olahraga ini terus berkembang dan bisa memunculkan atlet panahan berbakat di Jawa Timur.

Namun, Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) mewajibkan agar klub panahan wajib berbadan hukum dan memilki pelatih bersertifikat.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pengprov Perpani menggelar pelatihan pelatih yang dilaksanakan di Gedung Pramuka Jatim di kawasan Kertajaya, Sabtu (9/3).

Pelatihan tersebut diikuti 80 pelatih yang di bagi menjadi dua kelompok.

Ketua Umum Perpani Jatim Denny Trisyanto, menyatakan ada beberapa syarat untuk bisa mendirikan klub.

Di antarannya memiliki tempat berlatih, berbadan hukum atau leglitas dari notaris dan wajib bagi pelatih memiliki sertifikat dari Perpani.

“Edaran dari Mabes Polri, panahan itu masuk kategori sajam, jadi semua organisasi harus terdaftar. Selain itu masih banyak klub yang belum bersertifikat,” ujar Denny saat ditemui disela sela kegiatan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, nantinya peserta akan mendapat metode pelatihan berupa teori dan praktek berbasis IPTEK.

“Kita terapkan standarisasi pelatih agar mereka bisa membina atletnya dengan benar,” katanya.

Denny juga menambahkan, nantinya pelatih yang sudah bersertikat diharapkan mereka lebih profesional dan menjadikan anak didiknya menjadi atlet panahan berprestasi.

Dalam pelatihan tersebut juga terlihat mantan pemanah olimpiade dan andalan Indonesia maupun Jatim Ika Yuliana yang juga mengikuti kegiatan tersebut bersama dua rekannya dari Bojonegoro.

“Ika atlet berprestasi, namun masih memiliki kemauan untuk mengikuti pelatihan dan ini sangat bagus,” pungkas Denny.

Dalam pelatihan, pelatih diajarkan lima materi pokok yang ditularkan yakni, memperkenalkan Profil Perpani Jatim, Tehknik, Kode Etik, IT, dan Praktek lapangan.

Penulis : Arifin Hamid
Publish : Hery Setia