PN Surabaya Gelar Sidang Kasus Narkoba

26
Terdakwa, Mohamad Reza Putra (20) asal Jalan Simo Rejosari ketika menjalani sidang di ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (1/4).

SURABAYA, SENTRAL ONE.COM – Sidang kasus narkotika jenis sabu dengan terdakwa Mohamad Reza Putra (20) asal Jalan Simo Rejosari atau Jalan Dukuh Kupang Barat, Surabaya kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (1/4).

Persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi penangkap dari kepolisian, digelar di ruang sidang Garuda 2 dengan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dedi Fardiman, SH., MH., dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pompy, P.A., SH., dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, sementara terdakwa didampingi tim kuasa hukumnya Arip Budi Prasetijo dan Victor A Sinaga.

Dalam keterangannya di persidangan, saksi menjelaskan bahwa perkara ini terjadi pada saat petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkotika yang dilakukan terdakwa.

Kemudian, pada Sabtu, 5 Januari 2019, berbekal dari adanya informasi dari masyarakat, petugas segera melakukan penangkapan terhadap terdakwa di sebuah rumah kost yang berlokasi dijalan Dukuh Kupang Barat 8/23 Surabaya.

Saat dilakukan penggeledahan dikamar kost terdakwa, petugas mendapatkan barang bukti berupa satu paket plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat 4,16 gram, satu poket plastik klip berisi sabu seberat 0,99 gram, satu poket sabu seberat 0,33 gram, satu buah pipet kaca yang masih ada sisa sabu, satu buah skop plastik, satu pak plastik klip kosong, satu buah timbangan elektrik.

Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna dilakukan penyidikan.

Dalam pemeriksaan, terdakwa mengaku jika semua barang tersebut adalah miliknya yang didapat dari Pongak (DPO) dengan cara membeli.

Semua keterangan saksi dibenarkan oleh terdakwa, hingga perbuatan terdakwa dijerat oleh JPU sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Publish : Hery Setia