Student and Lecturer Exchange Program ke Negara Sesama Rumpun Namun Beda Bahasa

105

SURABAYA, SENTRAL ONE.COM STIE Perbanas Surabaya siap mengirim empat dosen dan 13 mahasiswan menjalankan study exchange ke Mountain Province State Polytecnic College (MPSPC) Philippine selama satu minggu. Hal ini, merupakan salah satu bentuk dedikasi dalam mendukung global university dan mengasah perkembangan pengetahuan mahasiswa terhadap informasi di bidang pendidikan, pengajaran, kebudayaan, penelitian, hingga bisnis yang dikembangkan oleh kampus maupun negara tujuan tersebut

Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Yudi Sutarso, S.E., M.Si., menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pihak kampus dalam membekali mahasiswa agar berwawasan global. Sesuai visi kampus, mahasiswa sebelum lulus setidaknya memiliki pengalaman internasional, salah satunya dengan exchange program tersebut.

“Ini adalah rangkaian program visi perbanas tentang wawasan global. Indikator riilnya, mereka (mahasiswa) bisa ke luar negeri untuk mengikuti kegiatan akademik maupun non-akademik. Selanjutnya dapat mengetahui bagaimana perkembangan ekonomi negara serumpun namun berbeda bahasa ini dan mengasah bahasa inggris mahasiswa sebagai bahasa global,” paparnya usai melepas delegasi pada Selasa, 2 April 2019.

Selanjutnya, Dr Yudi menjelaskan bahwa pihak STIE Perbanas Surabaya akan mengadakan study exchange dalam satu tahun terdapat beberapa kali di beberapa negara salah satunya adalah Asean. Tidak hanya Asean, pihaknya juga akan memperluas ke daratan Eropa sesuai dengan kebijakan dari kampus-kampus dunia.

“Study Exchange ini bukan hanya pihak mahasiswa kita yang akan kesana, namun selanjutnya pula pihak dari mahasiswa Mountain Province State Polytecnic College (MPSPC) Philippine akan belajar kesini selama satu minggu. Sehingga,dalam merumuskan kebijakan negara yang akan menjadi study exchange maka pihak university dari negara lain juga akan belajar di tempat kita,” jelasnya di STIE Perbanas.

Cornelia Oribel dan Bayu Hartarto Syafii, mahasiswa Student and Lecturer Exchange Program Stie Perbanas Surabaya mengungkapkan, kesiapan dalam menjalankan study exchange ke Filiphina. Keduanya mengaku telah siap dalam mempresentasikan riset penelitian yang telah dijalankannya selama satu minggu dengan tema Sistem Pajak di Negara Indonesia.

“Riset penelitian yang akan saya presentasikan di Mountain Province State Polytecnic College (MPSPC) Philippine adalah terkait pajak. Dimana kelemahan Sistem Ekonomi pajak Indonesia adalah terkait kepemilikan dana warga negara Indonesia (WNI) di negara lain namun masih terhambat dengan batasan-batasan negara tesebut meskipun telah terdapat web mengetahui pajak oleh Pemerintah,” ungkap mahasiswa STIE Perbanas Surabaya asal Probolinggo.

Tidak hanya itu, Bayu Hartarto Syafii menjelaskan nanti dirinya akan mempertunjukkan tarian tradisional dan memperkenalkan kesenia khas Indonesia yaitu Batik. Batik akan menjadi fasionable dipakai oleh seluruh mahasiswa dan dosen serta kita akan memberikan kenang-kenangan terhadap pakaian batik terhadap mahasiswa, dosen maupun staff di Mountain Province State Polytecnic College (MPSPC) Philippine.

“Batik nantinya akan menjadi salah satu budaya yang tidak akan pernah kami lepaskan saat berada disana,” pungkasnya.

Penulis : Mar’atus Sholeha
Publish : Basori Adnan